Pengumuman Pemenang AIBPA 2014 bisa diakses di website Atom Indonesia!   |   Peserta yang dinyatakan lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan dapat mengikuti Tes Kompetensi Bidang (TKB) Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Tahun 2014 dapat dilihat pada cpns.batan.go.id atau info lengkap klik di sini!
GLOSARIUM
Glosarium - BATAN

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Ensiklopedi Glosarium Atom Indonesia
R indeks

rabbit : rabit : Perangkat pemindah sampel secara cepat dari suatu tempat (misal teras reaktor riset) ke tempat lain (misal laboratorium radiokimia). Rabit berbentuk silinder aluminium atau plastik, yang digerakkan oleh tekanan udara atau cairan sepanjang pipa.

rad : rad : Singkatan dari radiation absorbed dose (dosis radiasi terserap), yaitu satuan dosis dasar radiasi pengion terserap, setara dengan serapan radiasi sebesar 100 erg dalam satu gram materi penyerap. 1 rad = 10-2 Gy = 10-2 J/kg. (Lihat absorbed dose, gray.)

radappertization : radapertisasi : Dosis iradiasi pangan yang cukup untuk mengurangi jumlah dan atau aktivitas mikroorganisme sampai tak terdeteksi. Rentang dosis yang digunakan ialah    10 - 50 kGy (1 - 5 Mrad).

radial peaking factor : faktor puncak radial : Perbandingan antara daya bundel maksimum dengan daya bundel rerata dalam teras reaktor.

radiant energy, R : energi radian, R : Energi yang dipancarkan, dipindahkan atau yang diterima dalam bentuk radiasi. Satuan: Joule. 

radiation : radiasi : Emisi dan propagasi energi melalui materi atau ruang dalam bentuk gelombang elektromagnetik atau partikel. (Lihat ionizing radiation.)

radiation accidents : kecelakaan radiasi : Kecelakaan yang terjadi karena tersebarnya materi radioaktif atau terpaparnya seseorang terhadap radiasi.

radiation area : area radiasi : Kawasan dengan tingkat radiasi yang memberikan dosis > 5 milirem dalam 1 jam (1 Sievert = 102 rem). (Lihat absorbed dose, rem.)

radiation biology : biologi radiasi : Ilmu pengetahuan dan studi tentang prinsip, mekanisme, dan efek radiasi pada makhluk hidup. (Lihat radiobiology.)

radiation burn : luka-bakar radiasi : Luka bakar kulit akibat radiasi termal.

radiation chemistry : kimia radiasi : Ilmu kimia yang mempelajari efek kimia akibat interaksi radiasi dengan materi. (Lihat radiochemistry.)

radiation copolymerization : kopolimerisasi   radiasi : Proses penggabungan dengan iradiasi dua monomer yang tidak sejenis atau monomer dengan polimer yang tidak sejenis.

radiation counter tube : tabung pencacah radiasi : (Lihat counter tube, radiation.)

radiation damage : kerusakan radiasi : Perubahan sifat fisika dan kimia benda akibat paparan radiasi. Istilah ini biasanya tidak digunakan untuk sistem biologi.

radiation detection instruments : instrumen deteksi radiasi : Pendeteksi, pengukur dan perekam karakteristika radiasi pengion. (Lihat counter, dose meter, monitor.)

radiation detector : detektor radiasi : Pendeteksi radiasi pengion.

radiation dosimetry : dosimetri radiasi : Pengukuran dosis radiasi yang dipaparkan atau diserap. (Lihat dose meter.)

radiation energy : energi radiasi : Energi spektral partikel dalam berkas radiasi, bersifat diskret atau kontinu.

radiation facility : fasilitas radiasi : Fasilitas yang berisi sumber radiasi dan semua kelengkapannya untuk melaksanakan proses iradiasi.

radiation hazard : bahaya radiasi : Situasi atau kondisi yang dapat menimbulkan efek merusak akibat kesengajaan, kecelakaan dalam pekerjaan atau radiasi alam.

radiation illness : sakit radiasi : Kelainan organik akut akibat paparan radiasi pengion dengan dosis yang relatif tinggi. Hal ini ditandai dengan mual, muntah, diare, perubahan sel darah, dan pada tahap akhir terjadi pendarahan pada pembuluh darah disertai kerontokan rambut. (Lihat ionizing radiation.)

radiation length : panjang lintasan radiasi : Panjang lintasan rerata yang dapat ditempuh oleh elektron dalam bahan sehingga energinya berkurang dengan faktor e (2.718).

radiation monitoring : pemantauan radiasi : Pengukuran kuantitas radiasi secara kontinu atau periodik.

radiation physics : fisika radiasi : Ilmu fisika yang mempelajari efek fisik radiasi pengion.

radiation polymerization : polimerisasi radiasi : Proses pembentukan polimer dari monomer, menggunakan energi radiasi sebagai inisiatornya.

radiation process : proses radiasi : Proses iradiasi untuk meningkatkan nilai intrinsik atau komersial.

radiation profile : profil radiasi : Variasi dosis terserap sebagai fungsi jarak. (Lihat dose distribution.)

radiation protection : proteksi radiasi : Semua tindakan untuk mengurangi pengaruh merusak radiasi terhadap manusia akibat pemanfaatan teknologi nuklir, juga disebut proteksi radiologik.

radiation protection guide : panduan proteksi  radiasi : Ketentuan resmi tentang keselamatan radiasi yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang.

radiation protection officer : petugas proteksi   radiasi : Petugas yang diberi wewenang melakukan pengawasan dan supervisi pelaksanaan kegiatan proteksi radiasi.

radiation quality : kualitas radiasi : Karakteristika spektral medan radiasi, misal radiasi lunak atau keras untuk menyatakan energi rendah atau tinggi dalam medan radiasi.

radiation quantity : kuantitas radiasi : Besaran khusus radiasi tertentu yang dapat diukur, misal densitas fluks partikel.

radiation resistant bacteria : bakteri resistan radiasi : Bakteri yang tahan terhadap paparan radiasi, misal spora Clostridium botulinum dan Deinococcus radiodurans. (Lihat radioresistance.)

radiation safety : keselamatan radiasi : Kondisi yang diatur agar efek radiasi pada makhluk hidup tidak melampaui batas yang telah ditentukan.

radiation sensitive bacteria : bakteri sensitif radiasi : Bakteria yang mudah dipengaruhi oleh paparan radiasi, misal Pseudomonas sp dan Eschericha coli. (Lihat radiosensitive.)

radiation sensor : sensor radiasi : Komponen detektor radiasi yang berinteraksi langsung dengan radiasi pengion.

radiation shielding : perisai radiasi : Perisai terbuat dari materi penyerap radiasi untuk menurunkan paparan radiasi. (Lihat absorber, shield.)

radiation somatic effects : efek somatik radiasi : Efek radiasi hanya pada individu yang terkena paparan, berbeda dengan efek genetik yang mempunyai pengaruh pada generasi berikut, meskipun tidak mengalami paparan. (Lihat radiation illness.)

radiation source : sumber radiasi : Sumber radiasi dalam kemasan yang digunakan untuk teleterapi, radiografi, sumber tenaga baterai, atau berbagai keperluan industri. Akselerator, pembangkit radioisotop dan radionuklida alam juga dianggap sebagai sumber radiasi.

radiation spectrum : spektrum radiasi : Distribusi spektral radiasi.

radiation stability : stabilitas radiasi : Ketahanan benda terhadap radiasi tanpa perubahan karakteristika fisika dan kimia.

radiation standards : standar radiasi : Standar paparan, konsentrasi yang diizinkan, aturan penanganan yang aman, regulasi untuk pengangkutan, regulasi untuk pengendalian radiasi dalam industri, dan pengendalian legislatif terhadap pengendalian paparan radiasi. (Lihat radiation protection, radiation protection guide.)

radiation sterilization : sterilisasi radiasi : Iradiasi untuk membasmi organisme dan mikroorganisme. (Lihat radiation illness, radiomutation.)

radiation therapy : terapi radiasi : Pengobatan dengan iradiasi. (Lihat brachytherapy, teletherapy.)

radiation vulcanization : vulkanisasi radiasi : Proses pembentukan ikatan silang dengan radiasi antara dua rantai poliisopren atau karet alam dengan bahan vulkanisator (misal belerang).

radiation warning symbol : tanda bahaya radiasi : Tanda yang ditetapkan secara resmi berupa baling tiga daun dengan warna merah berlatar kuning yang harus dipasang pada kawasan radiasi.

radiation width : lebar radiasi : Lebar tingkat parsial emisi foton.

radiation, directly ionizing : radiasi pengion  langsung : (Lihat directly ionizing radiation.)

radiation, external (radiation protection) : radiasi eksterna (proteksi radiasi) : Radiasi pengion dari luar tubuh yang mencapai tubuh.

radiation, indirectly ionizing : radiasi pengion tak langsung : (Lihat indirectly ionizing radiation.)

radiation, internal (radiation protection) : radiasi interna (proteksi radiasi) : Radiasi dalam tubuh berasal dari radionuklida yang berada dalam tubuh.

radiation, non-ionizing : radiasi non-pengion : Radiasi elektromagnetik dengan energi yang tidak cukup untuk ionisasi, misal radiasi infra merah atau radiasi gelombang mikro.

radiative capture : tangkapan radiatif : Tangkapan oleh inti yang secara serentak menghasilkan hanya radiasi elektromagnetik, misal inti menangkap neutron dan memancarkan sinar gamma. (Lihat capture.)

radiative transition : transisi radiatif : De-eksitasi inti atom melalui hanya pemancaran radiasi elektromagnetik.

radicidation : radisidasi : Eliminasi organisme dan mikroorganisme patogen, kecuali virus, dengan cara iradiasi dengan rentang dosis 2 - 8 kGy     (200 - 800 krad).

radio- : radio- : Awalan yang digunakan untuk menyatakan radioaktivitas atau yang berhubungan dengan radioaktivitas atau radiasi.

radioactivation : radioaktivasi : Aktivasi.

radioactive : radioaktif : Mampu memancarkan secara spontan dan terus menerus radiasi partikel atau elektromagnetik.

radioactive chain : rantai radioaktif : Rantai peluruhan radionuklida sehingga menjadi nuklida stabil.

radioactive cloud : awan radioaktif : Awan massa dan uap di atmosfer yang membawa serpihan radioaktif. (Lihat atomic cloud.)

radioactive contamination : kontaminasi radioaktif : (Lihat contamination, radioactive.)

radioactive damage : kerusakan radioaktif : Kerusakan senyawa bertanda berupa denaturasi yang terjadi dalam proses penandaan, proses iodinasi, selama inkubasi atau selama penyimpanan.

radioactive decay : peluruhan radioaktif : (Lihat decay, radioactive.)

radioactive decay chain : rantai peluruhan  radioaktif : (Lihat radioactive chain.)

radioactive decay constant : konstanta peluruhan radioaktif : (Lihat decay constant.)

radioactive decay law : hukum peluruhan    radioaktif : (Lihat decay law, radioactive.)

radioactive effluent : efluen radioaktif : (Lihat effluent.)

radioactive equilibrium : kesetimbangan radioaktif : (Lihat equilibrium, radioactive.)

radioactive fallout : jatuhan radioaktif : (Lihat fallout.)

radioactive iodine uptake (RAIU) : ambilan iodium radioaktif : (Lihat thyroid uptake study.)

radioactive isotope : isotop radioaktif : (Lihat radioisotope.)

radioactive material : bahan radioaktif : Unsur pemancar radioaktivitas.

radioactive series : deret radioaktif : (Lihat radioactive chain.)

radioactive source : sumber radioaktif : Bahan radioaktif yang digunakan sebagai sumber radiasi.

radioactive source term : karakteristika sumber radioaktif : Besaran yang menunjukkan jumlah, jenis dan komposisi zat radioaktif yang terlepas dari suatu sumber atau kegiatan tertentu.

radioactive standard : standar radioaktif : Sumber radioaktif berumur panjang yang digunakan untuk kalibrasi alat ukur radiasi.

radioactive tracer : perunut radioaktif : Sejumlah kecil isotop radioaktif dengan atau tanpa pengemban yang digunakan untuk merunut proses biologi, kimia, atau proses lain.

radioactive waste : limbah radioaktif : (Lihat waste, radioactive.)

radioactive waste management : manajemen limbah radioaktif : (Lihat waste management, radioactive.)

radioactivity : radioaktivitas : Peluruhan spontan isotop tak stabil menjadi isotop lain disertai pemancaran radiasi. (Lihat activity.)

radioactivity background level : tingkat radioaktivitas latar : Tingkat radioaktivitas lingkungan tertentu sebelum adanya sumber radioaktivitas yang lain.

radioactivity standard : standar radioaktivitas : Sumber radiasi yang sifat dan aktivitasnya diketahui dan digunakan sebagai acuan aktivitas.

radioactivity, natural : radioaktivitas alam : Radioaktivitas nuklida alam.

radioaerosol : radioaerosol : Senyawa radioaktif yang dikabutkan menjadi aerosol untuk inhalasi guna keperluan tertentu.

radiobiology : radiobiologi : Ilmu biologi yang mempelajari metabolisme makhluk hidup menggunakan radioisotop. (Lihat radiation biology.)

radiochemistry : radiokimia : Ilmu kimia yang mempelajari sifat kimia dan reaksi zat radioaktif. (Lihat radiation chemistry.)

radiochromic dye dosimetry system : sistem dosimetri warna radiokromik : Sistem dosimeter yang didasarkan pada pewarnaan yang kuat dan permanen pada larutan zat warna trifenilmetan sianida, metoksida atau larutan zat warna leuko lain yang disebabkan oleh radiasi pengion.

radiochromic dye system : sistem warna  radiokromik : Prekursor zat warna yang diubah menjadi zat warna karena menyerap energi radiasi, digunakan dalam dosimetri.

radiocolloid : radiokoloid : Zat radioaktif dalam bentuk koloid.

radioecology : radioekologi : Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang keberadaan, sebaran, dan akumulasi zat radioaktif serta efeknya pada komunitas populasi.

radioelement : radioelemen : Unsur yang mengandung satu atau lebih isotop radioaktif.

radiogenic : radiogenik : Berasal dari peluruhan radioaktif, misal helium radiogenic.

radiograph : radiograf : Film atau rekaman hasil radiografi.

radiography : radiografi : Penggunaan radiasi pengion untuk menghasilkan citra obyek pada emulsi fotografis.

radioimmunoassay (RIA) : radioimunoesai (RIA) : Penetapan kadar ligan yang ada di dalam darah atau cairan tubuh secara in vitro menggunakan radioligan berdasarkan ikatan reseptor-ligan, dengan antibodi sebagai reseptor.

radioisotope : radioisotop : Isotop tak stabil yang meluruh secara spontan dengan memancarkan radiasi. (Lihat decay, radioactive; isotope.)

radioisotopic generator : generator radioisotopik : Generator daya ukuran kecil yang mengubah secara langsung panas peluruhan radiasi menjadi daya listrik beberapa watt. Kadang kala disebut sebagai baterei nuklir. (Lihat decay, radioactive.)

radioligand : radioligan : Senyawa ligan yang telah berikatan dengan radioisotop, misal FSH-125I, triiodotironin-131I, GH-125I, disebut juga senyawa bertanda.

radioligand assay : penetapan radioligan : Penetapan kadar ligan yang ada di dalam darah atau cairan tubuh secara in vitro menggunakan radioligand berdasarkan ikatan reseptor-ligan.

radiological physics : fisika radiologi : Ilmu fisika yang mempelajari penggunaan biomedik radiasi pengion.

radiology : radiologi : Ilmu pengetahuan yang mempelajari semua bentuk radiasi pengion dalam diagnosis atau terapi. (Lihat radioactive tracer, radiography.)

radioluminescence : radioluminesensi : Sinar tampak yang disebabkan oleh radiasi dari zat radioaktif, misal luminessensi cerah dari cat yang mengandung radium dan kristal seng sulfida, yang memberikan cahaya bila terkena partikel alfa dari radium. (Lihat luminescence.)

radiolysis : radiolisis : Perubahan kimia akibat radiasi.

radiometric analysis : analisis radiometrik : Teknik analisis kimia menggunakan perunut radioaktif.

radiomimetic subtances : subtansi radiomimetik : Zat kimia yang menyebabkan efek biologi, mirip dengan efek yang ditimbulkan oleh radiasi pengion.

radiomutation : radiomutasi : Perubahan bentuk, kualitas, atau karakter sel secara permanen dan diwariskan karena paparan radiasi. (Lihat genetic effect, mutation.)

radionuclide : radionuklida : (Lihat nuclide.)

radionuclide transport : transpor radionuklida : (Lihat transport (radionuclide).)

radiopharmaceutical : radiofarmaka : Radionuklida atau senyawa bertanda radioaktif yang digunakan untuk tujuan diagnosis berdasarkan deteksi radiasi atau terapi berdasarkan efek fisik radiasi.

radiophotoluminescent material : bahan radiofotoluminesen : Bahan yang setelah diiradiasi dapat memancarkan radiasi luminesensi bila distimulasi dengan cahaya.

radioreceptor assay : esai radioreseptor : Penetapan radioligan yang menggunakan bagian sel (membran, sitoplasma, inti sel) sebagai reseptor pengikat.

radioresistance : radioresistensi : Ketahanan sel, jaringan, organ atau organisme terhadap paparan radiasi. (Lihat radiosensitivity.)

radiosensitive : radiosensitif : Mudah dipengaruhi oleh radiasi pengion; misal sel, jaringan, organisme atau bahan. Istilah ini bersifat kualitatif atau komparatif, bukan kuantitatif atau mutlak.

radiosensitivity (radiation protection) : radiosensitivitas (proteksi radiasi) : Kepekaan relatif dari sel, jaringan, organ, organisme dan bahan lain terhadap radiasi pengion, digunakan untuk perbandingan terhadap kepekaan absolut.

radiotheraphy : radioterapi : Terapi radiasi.

radiotoxicity : radiotoksisitas : Kemampuan radionuklida menimbulkan kerusakan sel akibat radiasi, bila masuk ke jaringan tubuh.

radium, Ra : radium, Ra : Unsur logam radioaktif dengan nomor atom 88, isotop radium alam mempunyai nomor massa 226.

radon, Rn : radon, Rn : Unsur gas radioaktif alam dengan nomor atom 86 dan nomor massa 222. Isotop ini adalah luruhan dari deret radioaktif uranium, sedang yang bermassa 220 berasal dari deret radioaktif torium.

radon breath analysis : analisis pernafasan radon : Analisis radon dalam udara ekshalasi untuk menentukan radium secara kualitatif dan kuantitatif dalam tubuh manusia. (Lihat personnel monitoring.)

radurization : radurisasi : Iradiasi untuk mengurangi jumlah mikroorganisme pembusuk dalam bahan pangan untuk memperpanjang daya simpan. Rentang dosis 0,4 - 10 kGy (40 krad - 1 Mrad).

radwaste (radioactive waste) : limbah radioaktif : (Lihat waste, radioactive.)

ramp insertion of reactivity : insersi ramp   reaktivitas : Peningkatan linear reaktivitas sesuai dengan waktu.

random coincidence : koinsidensi acak : (Lihat coincidence.)

range : jangkau : Jarak tembus partikel bermuatan dalam bahan sehingga energi kinetiknya tidak dapat lagi menyebabkan ionisasi.

range of an ionizing particle : jangkau partikel pengion : Jarak tembus partikel pengion dalam medium, dinyatakan dalam tebal medium yang diperlukan untuk menghentikan partikel.

range, counter : rentang cacah : Rentang pencacah neutron untuk mengukur densitas fluks neutron, misal untuk mengukur daya reaktor.

range, extrapolated : jangkau terekstrapolasi : (Lihat extrapolation range.)

range, operating : rentang operasi : Rentang daya reaktor untuk operasi tunak.

range, periode : rentang periode : (Lihat range, time constant.)

range, power : rentang daya : Dalam rentang daya ini, kendali reaktor didasarkan terutama pada pengukuran temperatur atau densitas fluks neutron dan bukan pada konstanta waktu.

range, source : rentang sumber : Rentang daya reaktor yang memerlukan sumber neutron tambahan untuk memudahkan pengukuran densitas fluks neutron.

range, time constant : rentang konstanta waktu : Dalam rentang daya ini, kendali reaktor didasarkan pada pengukuran konstanta waktu reaktor dan bukan pada temperatur atau densitas fluks neutron.

range-energy relation : hubungan rentang-energi : Hubungan rentang-energi partikel dalam bahan sebagai fungsi energinya.

rare earths : unsur tanah jarang : Golongan 15 buah unsur logam yang mempunyai sifat kimia serupa, yaitu unsur dengan nomor atom 57 sampai dengan 71 dalam Tabel Periodik, dikenal juga dengan nama Lantanida.

ratcheting (regulatory) : ratketing (regulatori) : Persyaratan pengaturan yang meningkat karena pemberlakuan bertahap standar baru.

ratcheting (reactor technology) : ratketing (teknologi reaktor) : Deformasi yang meningkat secara gradual dari kelongsong bahan bakar karena ekspansi dan kontraksi bahan bakar berulang akibat perubahan daya reaktor.

RBE (relative biological effectiveness) : RBE (efektivitas biologi relatif) : (Lihat relative biological effectiveness.)

reaction energy, nuclear : energi reaksi nuklir : Energi kinetik partikel dan foton yang dihasilkan, dikurangi energi kinetik dari partikel primer dan foton yang bereaksi.

reaction rate : laju reaksi : Jumlah neutron atau inti yang mengalami reaksi per satuan waktu.

reaction, induced nuclear : reaksi nuklir terimbas : Interaksi antara inti dan partikel atau foton yang mengakibatkan perubahan massa, muatan atau energi inti.

reaction, nuclear : reaksi nuklir : (Lihat nuclear reaction.)

reaction, spontaneous nuclear : reaksi nuklir  spontan : Peristiwa yang mengubah secara spontan massa, mutan atau energi inti.

reactivity : reaktivitas : Parameter reaktor, r, yang menyatakan penyimpangan dari kondisi kritis, dinyatakan dalam satuan dolar, sen dan inhour. (Lihat criticality, dollar, excess reactivity, multiplication factor, subcritical assembly, supercritical reactor.)

reactivity coefficient : koefisien reaktivitas : Perbandingan antara perubahan reaktivitas dengan perubahan parameter spesifik, ditentukan melalui perhitungan parsial derivatif reaktivitas dengan parameter terkait. Koefisien reaktivitas dapat dihitung untuk perubahan temperatur, tekanan, lowong, daya dan massa.

reactivity feedback : umpan balik reaktivitas : Efek perubahan reaktivitas reaktor dalam parameter reaktor yang timbul karena operasi atau kondisi ambien.

reactivity oscillator : osilator reaktivitas : Peralatan yang digunakan agar reaktivitas sistem bervariasi secara periodik. Besar dan fase fluktuasi densitas fluks neutron bisa digunakan untuk mendapatkan informasi tentang reaktor secara keseluruhan atau sampel absorber.

reactivity, excess : ekses reaktivitas : Reaktivitas maksimum yang dapat dicapai melalui pengaturan batang kendali.

reactor : reaktor : (Lihat nuclear reactor.)

reactor cavity : rongga reaktor : Rongga dalam perisai biologis tempat tangki reaktor diletakkan.

reactor coolant pressure boundary (regulatory) : batas tekanan pendingin reaktor (regulatori) : Semua komponen reaktor yang bertekanan, misal bejana tekan, pompa, dan katup, yang merupakan bagian dari sistem pendingin reaktor atau terhubung ke sistem pendingin reaktor.

reactor management : manajemen reaktor : Anggota organisasi pelaksana yang diberi tanggung jawab dan wewenang untuk mengarahkan operasi fasilitas reaktor nuklir.

reactor manager : manajer reaktor : Seorang anggota manajemen reaktor yang diberi tanggung jawab langsung oleh organisasi pelaksana untuk mengoperasikan reaktor.

reactor noise : derau reaktor : Fluktuasi densitas fluks neutron dalam reaktor nuklir yang disebabkan oleh proses nuklir stokastik atau fluktuasi acak proses mekanik atau hidrodinamik yang berkaitan dengan reaktivitas.

reactor oscillator : osilator reaktor : Peralatan yang menghasilkan variasi periodik reaktivitas karena bahan sisipan yang berosilasi.

reactor stability : stabilitas reaktor : Ukuran kemampuan reaktor untuk mempertahankan atau kembali ke keadaan operasi normal akibat perubahan reaktivitas tanpa kendali eksternal.

reactor trip : trip reaktor : Penghentian operasi reaktor yang tak sengaja, yang dipicu oleh instalasi sistem proteksi.

reactor vessel : bejana reaktor : Wadah teras reaktor.

reactor waste : limbah reaktor : (Lihat waste, reactor.)

reactor, beam : reaktor berkas : Reaktor yang didesain khusus untuk menghasilkan berkas neutron untuk penelitian di luar reaktor.

reactor, biomedical irradiation : reaktor iradiasi biomedik : Reaktor yang dimanfaatkan terutama untuk tujuan mempengaruhi proses biologi mengguna-kan radiasi pengion, misal penelitian kanker, penentuan efek tingkat radiasi pada makhluk hidup. (Lihat reactor, irradiation.)

reactor, boiling water (BWR) : reaktor air didih (BWR) : Reaktor yang pendingin teras reaktornya dibiarkan mendidih, air berfungsi sebagai pendingin dan moderator. Uap air yang terbentuk dapat langsung digunakan untuk menggerakkan turbin. (Lihat water boiler.)

reactor, breeder : reaktor biak : Reaktor yang bahan fisilnya digunakan sebagai sumber neutron untuk menghasilkan nuklida fisil yang lebih banyak dari bahan yang dikonsumsinya, yaitu reaktor yang mempunyai rasio konversi lebih besar dari satu. (Lihat fertile material.)

reactor, burner : reaktor bakar : Reaktor yang di dalamnya tidak terjadi konversi yang berarti.

reactor, chemical processing : reaktor proses kimia : (Lihat reactor, chemonuclear.)

reactor, chemonuclear : reaktor kemonuklir : Reaktor yang didesain sebagai sumber radiasi untuk transformasi kimia dalam skala industri, disebut juga reaktor proses kimia.

reactor, circulating fuel : reaktor sirkulasi bahan bakar : Reaktor dengan bahan bakar terlarut, bersirkulasi melalui teras.

reactor, converter : reaktor konverter : Reaktor yang menghasilkan bahan fisil kurang dari bahan bakar yang dikonsumsinya. (Lihat breeder reactor.)

reactor, demostration : reaktor demonstrasi : Reaktor yang didesain untuk mendemonstrasikan kelayakan teknis dan ekonomis suatu jenis reaktor.

reactor, direct cycle : reaktor daur lang- sung : Reaktor yang pendingin primernya digunakan untuk menghasilkan daya.

reactor, dual cycle : reaktor daur ganda : Reaktor yang daya terpakainya dihasilkan dari pemanfaatan panas sirkulasi air pendingin primer dan sekunder.

reactor, epithermal : reaktor epitermal : Reaktor yang memanfaatkan neutron epitermal dalam reaksi berantai. (Lihat thermal reactor.)

reactor, experimental : reaktor eksperimental : Reaktor yang dioperasikan untuk memperoleh data teknis dan fisika reaktor untuk keperluan desain, pengembangan reaktor, atau jenis reaktor, misal reaktor daya rendah, eksperimen reaktor, dan reaktor prototipe. (Lihat research reactor, test reactor.)

reactor, fast : reaktor cepat : Reaktor yang proses fisinya lebih dominan disebabkan oleh neutron cepat, juga disebut reaktor neutron cepat. (Lihat intermediate reactor; thermal reactor.)

reactor, fast neutron : reaktor neutron   cepat : (Lihat reactor, fast.)

reactor, fluidized bed : reaktor terfluidisasi : (Lihat fluidized bed reactor.)

reactor, heterogeneous : reaktor heterogen : Reaktor yang bahan penyusun terasnya dipisahkan sedemikian rupa sehingga sifat neutronnya tidak dapat digambarkan secara tepat berdasarkan asumsi distribusi homogen bahan penyusun teras. (Lihat reactor, homogeneous.)

reactor, high flux : reaktor fluks tinggi : Reaktor yang mampu menghasilkan fluks neutron 1014 n.cm-2.s-1.

reactor, homogeneous : reaktor homogen : Reaktor yang bahan penyusun terasnya didistribusikan sedemikian rupa sehingga sifat neutronnya dapat digambarkan secara tepat berdasarkan asumsi distribusi homogen bahan penyusun terasnya. (Lihat heterogeneous reactor.)

reactor, indirect cycle : reaktor daur tak langsung : Reaktor dengan pendingin primer yang memindahkan panas ke pendingin sekunder untuk memutar turbin dan generator listrik.

reactor, integral : reaktor integral : Reaktor dengan bejana reaktor yang berisi penukar panas antara pendingin primer dan pendingin sekunder.

reactor, intermediate : reaktor intermediet : Reaktor yang proses fisinya lebih dominan disebabkan oleh neutron intermediet.

reactor, intermediate spectrum : reaktor spektrum intermediet : (Lihat reactor, intermediate.)

reactor, irradiation : reaktor iradiasi : Reaktor yang digunakan terutama sebagai sumber radiasi nuklir untuk iradiasi bahan atau tujuan medik, misal reaktor produksi isotop, reaktor iradiasi pangan, reaktor termonuklir, reaktor proses bahan, reaktor iradiasi biomedik, dan reaktor uji bahan.

reactor, material processing : reaktor proses bahan : Reaktor yang digunakan untuk mengubah sifat fisik bahan dengan memanfaatkan radiasi pengionnya, misal warna, kekuatan, kelenturan, kelistrikan. (Lihat reactor, irradiation.)

reactor, materials testing : reaktor uji bahan : Reaktor yang digunakan untuk uji bahan dan komponen reaktor selama dalam medan radiasi.

reactor, mixed spectrum : reaktor spektrum campuran : Reaktor yang mempunyai beberapa spektrum neutron yang berbeda pada tiap bagian teras.

reactor, mobile : reaktor mobil : Reaktor yang ditempatkan dan dioperasikan di atas kendaraan.

reactor, nuclear : reaktor nuklir : Perangkat yang dapat mempertahankan dan mengendalikan reaksi fisi berantai atau reaksi fusi.

reactor, package : reaktor jinjing : Reaktor daya yang dapat dipindahkan.

reactor, pebble bed : reaktor pebel bed : Reaktor yang beberapa atau semua kompo-nen bahan bakarnya (bahan fisil, bahan fertil, moderator) dalam bentuk bola.

reactor, pool : reaktor kolam : (Lihat pool reactor.)

reactor, power : reaktor daya : Reaktor yang digunakan terutama untuk tujuan penghasil daya, misal reaktor daya listrik, reaktor propulsi dan reaktor proses panas. (Lihat production reactor, research reactor.)

reactor, pressure tube : reaktor pipa tekan : Reaktor yang rakitan bahan bakar dan pendingin primernya dikungkung dalam pipa penahan tekanan pendingin.

reactor, pressurized : reaktor tekan : Reaktor yang pendingin primernya dipertahankan pada tekanan tertentu agar tidak mendidih.

reactor, production : reaktor produksi : Reaktor  yang didesain khusus untuk memproduksi plutonium-239 dalam jumlah besar dengan cara mengiradiasi uranium-238. (Lihat power reactor, research reactor.)

reactor, prototype : reaktor prototip : Reaktor urutan pertama dari rangkaian dasar desain yang sama.

reactor, pulsed : reaktor terpulsa : Tipe reaktor riset yang dayanya dapat dinaik-turunkan dengan cepat. Fluks neutron yang dihasilkan jauh lebih tinggi dari pada fluks pada operasi tunak.

reactor, research : reaktor penelitian : Reaktor yang dayanya digunakan untuk penelitian.

reactor, slurry : reaktor sluri : Reaktor dengan bahan bakar partikel halus tersuspensi dan disirkulasikan.

reactor, source : reaktor sumber : Reaktor yang didesain untuk menghasilkan fluks neutron stabil dengan spektrum energi tertentu untuk eksperimen perisai atau kalibrasi.

reactor, spectral shift : reaktor geser  spektral : Reaktor dengan spektrum neutron yang bisa diatur untuk mengen-dalikan daya reaktor atau tujuan lain.

reactor, tank : reaktor tangki : Reaktor dengan bejana utama hanya berisi teras, pengendali dan sejumlah reflektor di dalam tangki tertutup, biasanya digunakan untuk penelitian atau pelatihan.

reactor, thermal : reaktor termal : Reaktor dengan proses fisi yang disebabkan lebih dominan oleh neutron termal.

reactor, training : reaktor pelatihan : Reaktor yang dibuat terutama untuk pelatihan operasi dan mengenali karakteristika reaktor.

reactor, transportable : reaktor dapat-pindah : Reaktor yang dapat dipindahkan hanya pada saat tidak kritis.

reactor, zero power : reaktor daya nol : Reaktor eksperimental yang dioperasikan pada tingkat daya sangat rendah sehingga tidak diperlukan pendinginan dan aktivitas hasil fisinya bisa ditangani tanpa risiko yang signifikan.

receptor : reseptor : Zat (protein) yang secara spesifik dapat mengikat ligan tertentu, misal antibodi, protein, enzim, membran, sitoplasma, dan inti sel.

recirculating power fraction (fusion) : fraksi daya resirkulasi (fusi) : Fraksi daya listrik yang dihasilkan terhadap daya listrik yang dimanfaatkan.

recirculation flow control (reactor technology) : kendali alir sirkulasi ulang (teknologi reaktor) : Pengendalian tingkat daya dalam reaktor air didih melalui perubahan aliran pendingin yang berpengaruh terhadap reaktivitas melalui koefisien lowong.

recoil : rekoil : Gerak partikel yang disebabkan oleh interaksi dengan radiasi atau karena transformasi nuklir.

records : rekaman : Kumpulan dokumen, termasuk hasil catatan alat, sertifikat, buku catatan, hasil catatan komputer, pita magnetik yang dikelola sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk mengetahui kinerja fasilitas nuklir, masa lalu dan saat ini, sejak perancangan hingga dekomisioning.

rectilinear scanner : skener rektilinear : Instrumen yang dapat bergerak untuk mendeteksi distribusi radioaktivitas di daerah yang dipelajari dan merekam aktivitas yang terdeteksi dalam bentuk serangkaian garis putus hingga seluruh daerah tercitrakan.

recycling : daur-ulang : Penggunaulangan bahan fisil setelah rekoveri dengan proses kimia bahan bakar bekas. (Lihat fuel cycle; fuel reprocessing; fuel, spent.)

red Perspex dose meter : dosimeter Perspex merah : (Lihat PMMA dose meter.)

reduced neutron width : lebar neutron tereduksi : Lebar neutron pada suatu resonansi dibagi dengan akar kuadrat energi resonansi.

redundant (equipment) : redundan (peralatan) : Perlengkapan cadangan yang berfungsi sama dengan fungsi utama perlengkapan utama.

reference dose meter : dosimeter acuan : Sistem dosimeter acuan untuk menentukan dosis dengan cara mengukur perubahan besaran fisik atau kimia akibat radiasi. Dosimeter acuan ini tidak perlu lagi dikalibrasi terhadap dosimeter standar.

reference man : manusia acuan : Model hipotetis tubuh manusia dengan karakteristika anatomi dan fisiologi yang melambangkan tubuh manusia dewasa untuk mempelajari pengaruh radiasi dalam proteksi radiasi.

reference system concept (regulatory) : konsep sistem referensi (regulatori) : Konsep standardisasi reaktor daya yang meliputi tinjauan seluruh desain fasilitas nuklir atau sebagian besar desain fasilitas di luar aplikasi lisensi.

reflector : reflektor : Lapisan bahan selimut teras reaktor yang merefleksikan neutron ke dalam teras sehingga tidak lolos keluar teras. (Lihat moderator.)

reflector savings (reactor technology) : keuntungan reflektor (teknologi reaktor) : Perbedaan dimensi kritis aktual dengan dan tanpa reflektor.

reflooding : refluding : Pengisiulangan darurat tangki reaktor untuk mendinginkan teras pada saat kehilangan air pendingin.

reflux study : studi refluks : Studi kedokteran nuklir untuk mendokumentasikan alir-balik isi saluran tubuh, misal air seni dari kandung kemih ke ureter.

refueling machine : mesin pengisiulangan bahan bakar : Peralatan yang digunakan untuk mengeluarkan atau memindahkan bahan bakar dan memasukkan bahan bakar baru ke dalam reaktor.

region : daerah : Wilayah geografis di sekitar dan termasuk tapak PLTN yang cukup luas mencakup semua ciri yang berhubungan dengan gejala tertentu atau pengaruh kejadian tertentu yang perlu dipertim-bangkan dalam desain operasi PLTN.

regulating element : elemen pengatur : (Lihat control member, fine.)

regulating member : komponen pengatur : (Lihat control member, fine.)

regulating rod : batang pengatur : Batang pengendali yang digunakan untuk penyesuaian daya reaktor. (Lihat shim rod.)

Regulatory Body : Badan Pengawas : Badan nasional atau organisasi nasional yang diberi wewenang oleh negara untuk mengatur proses perizinan formal, mengeluarkan perizinan dan mengatur penempatan, pembangunan, komisioning, pengoperasian dan dekomisioning atau aspek spesifik lain fasilitas nuklir.

regulatory inspection : inspeksi regulatori : Pemeriksaan, observasi, pengukuran atau pengujian yang dilakukan oleh atau atas nama badan pengawas untuk setiap tahap proses perizinan guna menjamin kesesuaian bahan, komponen, sistem dan struktur, maupun aktivitas operasional, proses, prosedur dan kompetensi personil, dengan persyaratan yang telah ditetapkan. (Lihat inspection, quality assurance.)

relative biological effectiveness (RBE) : efektivitas biologis relatif (RBE) : Faktor yang digunakan untuk membandingkan efektivitas bioligis berbagai jenis radiasi pengion. (Lihat absorbed dose, distribution factor, quality factor, rad, rem.)

relaxation length, effective : panjang relaksasi  efektif : Panjang lintasan radiasi dalam bahan untuk mengurangi intensitas menjadi e-1 dari intensitas awal.

relaxation length, local : panjang relaksasi lokal : Panjang relaksasi pada tempat tertentu jika radiasinya polienergetik dan panjang relaksasinya tidak tetap pada saat melalui bahan.

release : penglepasan : (Lihat discharge, routine.)

reliability : keandalan : Probabilitas alat, sistem atau fasilitas bekerja sesuai dengan fungsinya secara memuaskan dalam jangka waktu dan kondisi operasi yang ditentukan.

rem : rem : (Singkatan dari roentgen equivalent man)  Satuan dosis radiasi pengion yang dapat menimbulkan efek biologis yang setara dengan satu satuan dosis terserap dari sinar-X. Dosis ekivalen (dalam rem) = RBE x dosis terserap (dalam rad). (Lihat curie, roentgen; sievert.)

remedial action : tindakan remedi : Tindakan yang dilakukan untuk mengurangi penerimaan dosis radiasi yang apabila tidak dilakukan dapat mencapai dosis paparan kronis, misal dekontaminasi, pemindahan limbah dan pemulihan lingkungan selama dekomisioning fasilitas nuklir.

remedial measures : upaya remedi : Upaya untuk mengurangi penerimaan dosis yang apabila tidak dilakukan dapat melampaui batas normal.

remote maintenance : perawatan jarak-jauh : Perawatan peralatan radioaktif yang terkontaminasi dengan manipulator yang dioperasikan dari balik perisai.

remote radiation monitoring/control : pemantauan/pengendalian radiasi jarak-jauh : Pemantauan tingkat radiasi jarak jauh.

removal-diffusion theory (reactor shielding) : teori difusi-removal (perisai reaktor) : Teknik analisis untuk menghitung atenuasi neutron dalam bahan perisai dengan perlakuan atenuasi dua tahap, yaitu tahap tumbukan dan tahap difusi.

renogram : renogram : Kurva radioaktivitas yang terukur dengan detektor eksternal versus waktu perunut radioaktif mengalir melalui ginjal.

replicate unit (regulatory) : unit replikasi  (regulatori) : Reaktor daya nuklir yang dibangun berdasarkan reaktor yang telah mendapat izin.

repository : repositori : Fasilitas nuklir tempat penyimpanan lestari limbah yang tidak akan diambil atau didaur ulang.

repository environment : lingkungan repositori : Lingkungan di sekitar penyimpanan limbah yang meliputi kondisi lingkungan fisik, kimia dan biologi yang terpengaruh atau mempengaruhi sistem repositori.

repository, coastal : repositori pantai : Repositori pada lapisan geologi di pantai atau di bawah permukaan laut. (Lihat repository.)

repository, geological : repositori geologi : Repositori yang terletak pada lapisan geologi stabil pada kedalaman beberapa ratus meter dari permukaan tanah, disebut juga repositori tanah-dalam. (Lihat disposal, geological.)

repository, near-surface : repositori permukaan : Repositori yang terletak pada lapisan tanah dangkal dengan kedalaman sampai beberapa puluh meter dari permukaan tanah. Fasilitas ini hanya digunakan untuk limbah aktivitas rendah yang mengandung radionuklida berumur pendek, disebut juga repositori tanah-dangkal.

reprocessing : olah-ulang : Rekoveri sisa bahan fisil dan bahan fertil dari bahan bakar bekas untuk digunakan kembali.

reprocessing, fuel : olah-ulang bahan bakar : Pemrosesan bahan bakar bekas untuk mengambil bahan fisil, fertil dan bahan lain yang bermanfaat. (Lihat reprocessing; fuel, spent.)

reprocessing, nuclear fuel : olah-ulang bahan bakar nuklir : (Lihat reprocessing, fuel.)

research reactor : reaktor riset : Reaktor yang dirancang khusus untuk menghasil-kan neutron untuk eksperimen, pelatihan, uji bahan, dan produksi radioisotop. (Lihat experimental reactor, power reactor, production reactor, test reactor.)

residence time : waktu tinggal : Waktu yang diperlukan produk dalam fasilitas iradiasi untuk mendapat perlakuan iradiasi yang lengkap, biasanya sama dengan waktu yang diperlukan untuk satu siklus iradiasi.

residual heat : panas residu : Jumlah panas yang berasal dari peluruhan radioaktif dan fisi setelah reaktor dihentikan.

residual, nuclear radiation : residu radiasi nuklir : Radiasi yang masih tertinggal atau radiasi yang dipancarkan oleh bahan radioaktif setelah terjadi ledakan nuklir. (Lihat fallout, initial nuclear radiation.)

resonance : resonansi : Fenomena partikel, misal neutron yang menunjukkan probabilitas interaksi yang sangat tinggi dengan inti. (Lihat capture, cross section, nuclear reaction, scattering.)

resonance absorption : absorpsi resonansi : Serapan neutron pada daerah energi resonansi.

resonance capture : tangkapan resonansi : Tangkapan radiasi neutron dalam rentang energi resonansi.

resonance energy : energi resonansi : Energi kinetik partikel yang mengeksitasi tingkat energi dalam inti gabung.

resonance escape probability : probabilitas lolos resonansi : Probabilitas neutron tidak diserap pada daerah energi resonansi.

resonance integral : integral resonansi : Integrasi pada rentang energi resonansi, hasil kali tampang lintang absorpsi nuklida dan kebalikan energi neutron, dinyatakan sebagai

         

= tampang lintang mikroskopis absorpsi

E1   = energi batas bawah

E2   = energi batas atas

resonance integral, effective : integral resonansi efektif : Integrasi pada rentang energi resonansi, hasil kali tampang lintang absorpsi efektif nuklida dan kebalikan energi neutron. (Lihat resonance integral.)

resonance integral, epicadmium : integral resonansi epikadmium : Integral resonansi dengan pangkas kadmium efektif sebagai batas energi bawah.

resonance integral, excess : integral resonansi ekses : Integral resonansi dengan tampang lintang yang tidak melibatkan bagian yang bervariasi terbalik dengan kecepatan neutron.

resonance region : daerah resonansi : Daerah energi neutron dengan tampang lintang neutron beberapa nuklida yang menunjukkan nilai maksimum beruntun karena tingkat energi resonansi untuk interaksi neutron.

resonance scattering : hamburan resonansi : Pemancaran kembali neutron setelah terbentuk inti gabung pada tingkat resonansi.

resonance width : lebar resonansi : Lebar tingkat, diukur dalam satuan energi dengan acuan keadaan inti.

resonance level : tingkat resonansi : Tingkat energi dalam inti gabung yang tereksitasi dalam reaksi nuklir.

response, f : respons, f : Efek radiasi terukur tiap  satuan dosis terserap dalam iradiasi pangan.

responsible organization : organisasi penanggung jawab : Organisasi yang bertanggung jawab atas seluruh kegiatan pemanfaatan teknologi nuklir.

rest energy, electron, or rest-mass energy of an electron : energi-diam elektron atau energi massa-diam elektron : Energi ekivalen dengan massa elektron diam yaitu 0,51 MeV.

restricted area (regulatory) : area terestriksi (regulatori) : Daerah dengan akses yang diawasi untuk perlindungan personil dari bahaya radiasi dan kontaminasi zat radioaktif.

restricted release or used : pembebasan atau penggunaan terestriksi : Ketentuan yang dikeluarkan oleh instansi berwenang yang melarang pemakaian ataupun penggunaan bahan, gedung ataupun kawasan karena mempunyai potensi bahaya radiasi.

resuspension : resuspensi : Terlepasnya kembali zat radioaktif yang telah tersuspensi pada permukaan tanah ke udara oleh tiupan angin atau proses fisik lain.

retardation : retardasi : Penghambatan laju gerakan radionuklida dalam tanah karena berinteraksi dengan komponen tanah.

retardation coefficient, Rd : koefisien retardasi, Rd : Besaran kemampuan media berpori (tanah) untuk menghambat gerakan radionuklida tertentu yang terbawa aliran air yang besarnya dinyatakan oleh:

        Rd = 1 + (rb/n)Kd

rb   =  densitas massa bahan

n    =  porositas

Kd  =  koefisien distribusi.

retention : retensi : Fraksi zat radioaktif yang masih tertinggal dalam jaringan atau organ setiap saat setelah zat radioaktif tersebut masuk ke dalam tubuh.

retrievability : dapat-ambil-ulang : Kemampuan untuk mengambil limbah dari tempatnya semula.

reverse osmosis : osmosis balik : (Lihat osmosis, reverse.)

reversed field pinch (RFP) : jepitan medan terbalik (RFP) : Sistem toroidal yang hampir sama dalam konfigurasi dasar dengan tokamak, tetapi dengan arus plasma yang jauh lebih besar (10 kali dari tokamak) yang membuat lapangan poloidal menjadi besar, menekan dan memerangkap medan toroidal ke dalam plasma dan menghasilkan arah medan toroidal yang terbalik dari plasma luar. Dinding pengaruh diperlukan untuk menghasilkan arus eddy yang diperlukan untuk stabilitas.

ripening delay, ripening stimulation : penundaan kematangan, stimulasi kematangan : Efek yang timbul dalam buah tertentu oleh radiasi pengion karena terjadi perubahan enzimatik. Rentang dosis 0,1 - 1 kGy (10 - 100 krad).

risk : risiko : Secara umum risiko ukuran keselamatan yang dinyatakan sebagai probabilitas suatu kejadian terjadi dalam kurun waktu dan kondisi tertentu.

risk analysis : analisis risiko : (Lihat analysis, risk.)

rock : batuan : Istilah geologi untuk massa bahan mineral, terkonsolidasi atau tidak, yang membentuk bagian kerak bumi.

rock, crystalline : batuan kristalin : Batuan yang mengandung mineral dalam bentuk kristal.

rock, host : batuan induk : Formasi geologi stabil yang digunakan sebagai tempat penyimpanan limbah.

rock, igneous : batuan beku : Batuan yang terbentuk dari pembekuan magma.

rock, metamorphic : batuan metamorfik : Batuan yang berasal dari batuan lain yang mengalami perubahan mineral, kimia dan struktur karena pengaruh temperatur, tekanan atau gesekan.

rock, mulch : batuan turap : Campuran batuan dan tanah dari sisa penambangan yang tersebar untuk menahan erosi.

rock, plutonic : batuan plutonik : Intrusi batuan beku yang terbentuk pada tempat yang dalam akibat pendinginan magma.

rock, sedimentary : batuan sedimen : Batuan yang terbentuk dari sedimentasi material lepas yang bergabung menjadi satu lapisan.

roentgen : roentgen : Satuan dosis paparan radiasi gamma atau sinar-X.

roentgen equivalent man : roentgen ekivalen manusia : (Lihat rem.)

roentgen rays : sinar roentgen : Sinar-X.

roentgen theraphy : terapi roentgen : Terapi menggunakan sinar-X.

roentgenogram : roentgenogram : Citra pada film yang dihasilkan oleh sinar-X yang menembus tubuh dan mengalami penyerapan yang berbeda oleh berbagai jaringan.

roentgenography : rontgenografi : Radiografi menggunakan sinar-X.

Rogowski belt, coil : sabuk Rogowski koil : Solenoid yang dibentuk ke dalam torus ke sekeliling plasma. Solenoid ini dapat digunakan untuk mengangkat lilitan arus plasma induktif melalui celah, dengan mengabaikan arus distribusi celah.

Rossi-alpha : Rossi-alfa : Kebalikan dari tetapan waktu reaktor yang harus diamati jika tidak ada neutron kasip yang dipancarkan, atau harus dihitung jika neutron kasip diabaikan.

rotational transform : transformasi rotasi : Perubahan sudut poloidal pada garis medan dalam satu garis melintang sumbu utama torus.

routine discharge : lepasan rutin : (Lihat discharge, routine.)

routine dose meter : dosimeter rutin : Dosimeter yang memberikan respons yang reprodusibel namun masih perlu dikalibrasi teradap acuan agar dapat diperoleh interpretasi dosis yang teliti.

runaway electron : elektron lepas : Elektron dalam magnetik torodial yang disungkup plasma memperoleh energi medan listrik terpakai lebih cepat dari pada energi yang hilang akibat tumbukan.